Keuangan

OJK: Securities Crowdfunding Himpun Dana Rp507,20 Miliar Hingga Awal Juni 2022

Jakarta – Securities Crowdfunding (SCF), alternatif sumber pendanaan untuk mengembangkan usaha melalui skema patungan atau urun dana, semakin populer di kalangan masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total dana yang dihimpun melalui SCF telah mencapai Rp507,20 miliar hingga 3 Juni 2022.

“Hingga 3 Juni 2022, total dana yang dihimpun melalui SCF mencapai Rp 507,20 miliar atau meningkat 22,75% ytd. Jumlah penerbit/pelaku UMKM yang memanfaatkan SCF juga mengalami pertumbuhan sebesar 89,60% ytd menjadi 237 penerbit dengan total pemodal mencapai 111.351 investor,” jelas Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot dikutip Rabu, 8 Juni 2022.

Sekar mengungkapkan, securities crowdfunding (SCF) merupakan salah satu terobosan yang dikeluarkan OJK untuk membantu UMKM mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan platform digital. Pasca diterbitkannya POJK Nomor 57 tahun 2020, antusiasme masyarakat terhadap securities crowdfunding semakin pesat.

Hal ini dikarenakan oleh beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh pelaku usaha terutama UMKM melalui SCF. Pertama, SCF bermanfaat bagi UMKM sebagai wadah alternatif pendanaan dari investor yang berinvestasi di pasar modal dengan konsep penawaran efek. Kedua, aktivitas investasi di SCF dapat dilakukan tanpa bertatap muka dengan menggunakan aplikasi/platform digital.

Ketiga, investor dapat berinvestasi sekaligus membantu UMKM untuk mengembangkan bisnisnya melalui skema patungan atau urunan dana. Keempat, investor yang berinvestasi di SCF dapat berupa investor ritel khususnya yang berdomisili dari daerah asal UMKM penerbit sebagai upaya pengembangan ekonomi di daerahnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

10 mins ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

30 mins ago

Bank Mandiri Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,07 Persen di 2025

Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More

37 mins ago

Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025

Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More

56 mins ago

Purbaya Bersyukur per Januari 2026 Pendapatan Negara Rp172,7 Triliun, Ini Penopangnya

Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More

1 hour ago

Pemerintah dan DPR Sepakat Bentuk Panja Revisi UU P2SK

Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More

2 hours ago