Jakarta – Meskipun menimbulkan pro dan kontra, Satgas Waspada Investasi mengakui kehadiran pinjaman online membawa manfaat bagi masyarakat. Tongam Lumban Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan hingga saat ini layanan pinjol sudah dinikmati oleh 66,70 juta masyarakat.
“Jumlah pinjaman secara kumulatif mencapai Rp236,47 triliun, dengan outstanding Rp24,21 triliun. Jadi kalau dibilang mudharatnya banyak, fakta mengatakan tidak demikian,” jelas Tongam pada webinar yang diselenggarakan Infobank bertajuk “Keberadaan Pinjol, Lebih Banyak Manfaat atau Mudharat?”, Jumat, (03/09/2021).
Pada kesempatan yang sama, Muhammad Cholil Nafis Ketua Dakwah MUI mengingatkan agar masyarakat cerdas dalam mengajukan pinjaman online. MUI akan terus mengedukasi masyarakat terkait dengan keuangan digital dan perencanaan keuangan.
“Masyarakat harus didorong untuk tidak untuk mengambil pinjaman-pinjaman yang merusak. Jangan biasakan hidup konsumsi dari meminjam,” jelasnya.
OJK memberikan 4 tips untuk cerdas dalam meminjam dengan pinjol. Berikut tips tersebut.
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More
Poin Penting OJK menilai perkembangan AI di 2026 menjadi peluang strategis bagi industri modal ventura,… Read More