Poin Penting
Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (BNI) mengumumkan bahwa Munadi Herlambang telah efektif menjadi Direktur Human Capital and Compliance perseroan setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat OJK No. SR-491/PB.02/2025 yang diterbitkan pada 28 November 2025.
“OJK menyampaikan Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-231/D.03/2025 tanggal 28 November 2025 yang menyetujui pengangkatan Bapak Munadi Herlambang sebagai Direktur Human Capital and Compliance PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,” tulis manajamen BNI dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 2 Desember 2025.
Baca juga: BNI Xpora Dorong UMKM Gorontalo Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor
Dengan telah dipenuhinya seluruh ketentuan dalam regulasi terkait, BNI menetapkan tanggal efektif jabatan Munadi Herlambang sebagai Direktur Human Capital and Compliance berlaku mulai 1 Desember 2025.
Diketahui, Munadi diangkat menjadi Direktur Human Capital and Compliance dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BNI yang digelar pada 26 Maret 2025 lalu.
Baca juga: BNI Sabet Penghargaan Environment & Sustainability Apresiasi ESG 2025
Menukil laman perseroan, sebelum diangkat menjadi direktur Human Capital dan Compliance BNI, Munadi pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Pada periode 2024-2025, Munadi dipercaya sebagai Direktur Institutional Banking BNI. Sebelum bergabung di BNI, Munadi pernah berkarier di PT Jasa Raharja dengan jabatan terakhir Direktur Hubungan Kelembagaan (2021-2024).
Munadi juga pernah menduduki kursi Direktur Keuangan, HC, dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya Bitumen (2019-2021).
Pria berusia 45 tahun ini memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh November. Kemudian, dia melanjutkan studi S2 di Universitas of London dengan menyandang gelar Master International Business dan gelar doktor (S3) pada Program Studi Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More