Gedung Bank Muamalat Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sudah memberi restu kepada konsorsium Al Falah Investments Pte. Ltd untuk menjadi investor dalam penyelamatan kondisi likuiditas PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso setelah melakukan Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurutnya eksekusi masuknya investor akan segera dilaksanakan.
“Ya (disetujui), secepatnya. Ini kan proses kelengkapan informasi, dokumentasi, dsb.” kata Wimboh di Jakarta, Selasa 4 Febuari 2020.
Wimboh menekankan bahwa OJK sudah memberikan persetujuan kepada konsorsium tersebut untuk menjadi investor Bank Muamalat. Saat ini OJK sedang menyelesaikan kelengkapan proses administrasi.
Bank Muamalat memang belum terlepas dari permasalahan keuangan. Langkah penyuntikan modal memang dibutuhkan untuk memperbaiki kinerja Bank Muamalat. Pada Semester I-2019, laba bersih Bank Muamalat hanya Rp5,08 miliar, anjlok 95 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai Rp103,7 miliar.
Sebelumnya, Al Falah yang merupakan perusahaan yang didirikan oleh Ilham Habibie berupaya untuk menyuntikkan modal kepada Muamalat meski konsorsium investasi yang diajukan ini pernah ditolak OJK.
Ilham Habibie yang juga merupakan Komisaris Utama Bank Muamalat mengatakan, Al Falah merupakan salah satu investor yang paling siap menyuntikkan modal ke Muamalat.Konsorsium ini sebelumnya telah memiliki komitmen suntikan modal sebesar Rp4 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More
Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More
Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More
Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More