Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit di tahun ini akan mengalami perbaikan dibanding tahun lalu. OJK memerkirakan pertumbuhan kredit akan berada di atas 8,5 persen secara setahunan (year-on-year/yoy) di kuartal I-2017.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon, di Jakarta, Senin, 27 Februari 2017. Menurutnya, pertumbuhan kredit di 2017 akan melanjutkan tren positif.
Baca juga: Awal Tahun Pertumbuhan Kredit Sudah Double Digit
“Kan yang baru ada itu di Januari, prediksinya sih pertumbuhannya tetap positif. Secara yoy-nya mungkin bisa di atas 8,5 persen di kuartal satu,” ujarnya.
Sementara berdasarkan data OJK, pertumbuhan kredit Januari 2017 secara yoy sudah berada di angka 10 persen. Secara garis besar, membaiknya angka pertumbuhan kredit di 2017 sejalan dengan keyakinan akan meningkatnya permintaan kredit di tahun ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More
Poin Penting HSG ambruk 4,88 persen ke level 7.922,73 pada perdagangan 2 Februari 2026, dengan… Read More