Perbankan

OJK: Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 T Pacu Kredit Tumbuh hingga 12 Persen

Poin Penting

  • Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya berakhir 13 Maret 2026.
  • OJK menilai perpanjangan ini positif, bisa menurunkan suku bunga, meningkatkan likuiditas, dan mendorong penyaluran kredit, terutama untuk UMKM.
  • Target pertumbuhan kredit 2026 dipatok 10–12 persen, dengan harapan UMKM kembali menggeliat dan konsumsi meningkat.

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di bank-bank milik negara (Himbara) selama enam bulan ke depan, atau hingga September 2026, dari sebelumnya 13 Maret 2026.

Menanggapi kebijakan ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae, menilai langkah tersebut positif karena meningkatkan likuiditas dan menurunkan tingkat suku bunga kredit.

“Misalnya likuiditas itu semakin banyak tentu persaingan dana itu kemudian menjadi lebih turun, sehingga bank-bank itu tidak perlu bernegosiasi dengan special rate lagi. Sekarang (bunga) turun tuh rata-rata. Kredit juga turun sebetulnya secara agregat,” ujar Dian saat ditemui dalam acara The 2nd Indonesia Climate Banking Forum di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Dian mengaku telah berdiskusi dengan Menkeu Purbaya terkait perpanjangan ini. Menurutnya, enam bulan sebenarnya waktu yang relatif singkat, mengingat penyaluran kredit untuk suatu proyek idealnya membutuhkan waktu tahunan.

“Proyek itu pasti tahunan. Oleh karenanya, saya menyambut baik perpanjangan ini. Jika kreditnya nanti semakin murah, harapannya, tentu saja kita akan mencoba untuk mendongkrak UMKM tahun ini. Dengan demikian, ini bisa menggeliatkan UMKM,” jelas Dian.

Lebih lanjut, Dian meyakini berakhirnya proses pembersihan balance sheet perbankan, yang sempat menahan penyaluran kredit pada akhir tahun lalu, akan mendorong kredit kembali menggeliat, khususnya untuk UMKM.

“Kita dengan POJK dan direktorat yang baru, dimana sekarang lebih intense berdiskusi dengan bank mengenai berbagai kesulitan dan prospek untuk mengembangkan UMKM,” tambahnya.

Baca juga: OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Dian menargetkan perpanjangan penempatan dana pemerintah ke Himbara dapat mendukung pertumbuhan kredit 10–12 persen sepanjang 2026.

“Harapan kita target OJK di atas 10 persen, sekitar 10 sampai 12 persen (tercapai). Dan bila kita lihat tanda-tandanya di bulan lalu itu jelas kenaikan kredit cukup lumayan. Dengan keyakinan konsumen yang semakin meningkat, nanti mudah-mudahan akan juga mendorong UMKM untuk bergerak lagi,” tandasnya. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

3 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

4 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

4 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

5 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

5 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

6 hours ago