Poin Penting
- OJK menilai penempatan dana SAL di Himbara membantu memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong persaingan penghimpunan dana yang lebih sehat
- Tambahan dana SAL berpotensi menekan cost of fund serta memperbesar ruang bank untuk menyalurkan kredit, sesuai strategi dan karakteristik masing-masing
- Dampak penempatan SAL terhadap bank lain bergantung pada kondisi likuiditas, struktur pendanaan, dan strategi bisnis di industri perbankan.
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan terkait dampak penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di himpunan bank milik negara (Himbara) terhadap likuiditas dan persaingan penghimpunan dana di industri perbankan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menilai kondisi likuiditas perbankan yang dikelola secara terukur dapat menciptakan persiangan penghimpunan dana dan pemberian suku bunga perbankan yang sehat.
Dian menuturkan biaya dana atau cost of fund juga dipengaruhi oleh strategi penghimpunan dana masing-masing bank, struktur dana, tingkat suku bunga pasar, profil jatuh tempo kewajiban hingga kondisi likuiditas.
“Oleh karena itu dampak penempatan dana SAL terhadap biaya dana masing-masing bank itu tentu akan berbeda dan sesuai dengan karakteristiknya,” ujar Dian dalam Konferensi Pers RDK, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca juga: OJK Tak Berwenang Atur Pemanfaatan Dana SAL di Himbara, Pengawasan Tetap Jalan
Lebih jauh Dian menjelaskan, penempatan SAL tersebut membantu dari sisi pendanaan perbankan khususnya dalam memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan likuiditas jangka pendek.
“Tentu tambahan sumber dana dimaksud tentunya turut memperkuat kemampuan bank di dalam menjalankan fungsi intermediasi serta juga dapat mendorong penurunan biaya dana atau cost of fund sesuai dengan kemampuan dan strategi pengelolaan dana bank,” katanya.
Lanjut Dian, dengan sumber dana yang memadai bank memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan fungsi intermediasi atau menyalurkan kredit kepada sektor-sektor yang dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian nasional.
Baca juga: Danantara Merger Empat Asset Management BUMN ke Mandiri MI
Dari sisi industri, menurut Dian, dampak penempatan dana SAL terhadap bank lain yang tidak menerima akan tergantung pada dinamika pasar dan kondisi likuiditas di pasar keuangan.
Selain itu, dipengaruhi juga oleh struktur pendanaan, profil likuiditas hingga strategi bisnis di masing-masing bank.
“Apabila kondisi likuiditas industri menjadi lebih memadai harapannya tentu tekanan dalam penghimpunan dana berpotensi menjadi lebih terkendali sehingga dapat menciptakan persaingan yang lebih sehat,” ungkapnya. (*)
Editor: Galih Pratama


