Lebih lanjut Muliaman mengatakan, rendahnya dana repatriasi yang masuk ke pasar modal seharusnya bisa direspons sekuritas dan MI dengan meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait instrumen investasi.
Terkait dengan momentum amnesti pajak, kata dia, pada dasarnya OJK sudah mendorong ketersediaan instrumen investasi, bahkan merelaksasi sejumlah regulasi yang mendukung Program Amnesti Pajak.
Dengan demikian, kata dia, keragaman produk investasi di pasar modal diyakini akan menjadi instrumen yang menarik bagi wajib pajak. (Baca juga: Tax Amnesty Sukses, Gini Ratio Jadi PR Pemerintah)
“Dana yang diinvestasikan itu diharapkan bisa lari ke sektor riil yang pada akhirnya berdampak positif bagi ekonomi kita. Karena, kontribusi dari ekonomi dunia belum bisa diharapkan,” papar Muliaman. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan… Read More
Poin Penting Kolaborasi budaya–bisnis: Ajang Meet and Greet Miss Japan 2026 jadi momentum networking Indonesia–Jepang,… Read More
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More