News Update

OJK Minta Perbankan Nasional Terapkan Keuangan Berkelanjutan

Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan Indonesia saat ini tengah fokus dalam mengembangkan keuangan berkelanjutan. Upaya ini memerlukan sinergi dari setiap pelaku jasa keuangan termasuk perbankan sebagai penggerak atau first mover.

“Kita meminta bank-bank untuk menjadi contoh (keuangan berkelanjutan) yang kita sebut sebagai first movers. Ada 13 bank nasional dan 1 IKNB dimana dalam fase pertama kemarin sudah ada green loan sebesar Rp809,75 triliun. Green bond dan sukuk sebesar US$3,5 juta. Di corporate, ada US$1,77 triliun,” ujar Wimboh pada paparan virtualnya, Selasa, 22 Februari 2022.

Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, industri nantinya akan mengacu pada Taksonomi Hijau yang sudah disusun oleh OJK. Taksonomi ini berisi klasifikasi mengenai sektor dan subsektor mana saja yang ramah lingkungan.

Hingga saat ini, OJK mencatat sudah ada 2.733 klasifikasi sektor dan sub-sektor ekonomi yang diklasifikasikan bersama dengan 8 (delapan) kementerian, lembaga internasional, akademisi, dan lembaga riset, serta para penggiat lingkungan. Taksonomi Hijau nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan (insentif dan disinsentif) dari berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Sektor-sektor dan subsektor yang masuk kategori hijau akan mendapat insentif dan apabila belum hijau akan dikenakan disinsentif melalui berbagai kebijakan di sektor keuangan,” ucapnya.

Wimboh berharap dengan sektor jasa keuangan sebagai contoh, partisipasi keuangan berkelanjutan sektor swasta bisa turut ditingkatkan. Dengan demikian, pembiayaan transisi energi hijau Indonesia bisa terpenuhi. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

59 seconds ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

24 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

26 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago