Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko RI) memberikan respons terkait stabilitas pasar modal pada hari ini, 1 September 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang diwakili oleh Menko RI, Airlangga Hartarto atas dukungannya ke pasar modal.
“Hari ini diwakili oleh Pak Menko, sangat luar biasa, concern beliau, sinergi dan dukungannya terhadap pasar modal. Agar pasar modal itu perdagangannya teratur, wajar, dan efisien,” ucap Inarno kepada media di Gedung BEI.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Ambles 2,66 Persen!
Tidak hanya itu, Inarno juga mengimbau kepada para investor untuk terus berinvestasi secara bijak, bukan berdasarkan rumor tetapi melihat fakta yang faktual.
“Kepada para investor agar supaya memang betul-betul bijak dalam berinvestasi. Tidak berdasarkan rumors, memang fakta yang faktual. Nah itu yang penting dalam kondisi saat ini. Tetap percaya diri bahwa kita akan maju ke depan,” imbuhnya.
Diketahui, pada pembukaan perdagangan hari ini (1/9) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ambles ke level 7.621,92 dari level 7.830,49 atau melemah 2,66 persen.
Baca juga: Aksi Demo 25-30 Agustus Tekan IHSG Turun 0,36 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Rp14.182 T
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 1,01 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 78 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,03 triliun.
Sementara, IHSG pada akhir perdagangan pekan lalu (29/8) juga mengalami koreksi sebanyak 1,53 persen ke posisi 7.830,49 yang dipicu situasi domestik, yakni aksi massa yang masih berlanjut sejak Kamis, 29 Agustus 2025. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More