Categories: Market Update

OJK Minta BEI Tegas Pada Pelanggar Aturan Short Selling

OJK juga meminta BEI untuk terus meningkatkan infrastrukturnya, dan melakukan pengawasan terhadap setiap transaksi sehingga dapat menggurangi potensi pelanggaran .. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mendapatkan informasi resmi tentang pelanggaran peraturan Short Selling oleh 13 perusahaan sekuritas. Saat ini, OJK masih memberi waktu kepada PT Bursa Efek Indonesia untuk dapat menindak lanjuti dugaan tesebut.

Adanya persoalan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, meminta agar BEI dapat bertindak tegas, jika memang dugaan terkait pelanggaran peraturan Short Selling tersebut benar-benar terbukti. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi pasar modal yang kredibel.

“Sehingga akan di percaya oleh investor. Untuk itu perlu enforcerment (penegakan hukum) yang baik,” ujar Muliaman, di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015.

Selain itu, OJK juga meminta BEI untuk terus meningkatkan infrastrukturnya, sehingga dapat menggurangi potensi pelanggaran yang sama dan melakukan pengawasan terhadap setiap transaksi yang telah dilakukan. “Saya pikir itu adalah prinsipnya dan akan terus mengarah ke situ,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia menyatakan tengah melakukan penyelidiki terkait dengan pelanggaran peraturan Short Selling. Saat ini BEI tengah menyelidiki enam Anggota Bursa (AB) yang melakukan hal itu.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistio pun mengancam kepada pihak yang melakukan pelanggaran tersebut dan akan menghentikan kegiatan perdagangan efeknya di BEI. “Kalau ada diantara mereka (AB) kami akan stop kegiatan perdagangan mereka,” tegasnya.

Dia menambahkan, bahwa penyelidikan kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran tersebut, tidak menutup kemungkinan melebar kepada pihak- pihak lain. “Sementara ini kami mencurigai terhadap enam AB namun tidak menutup kemungkinan kepihak lainnya,” tutupnya. (*) @rezki_saputra

Apriyani

Recent Posts

BEI Bakal Terbitkan Indeks Saham Syariah Hijau Tahun Ini

Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More

7 mins ago

UEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan MBZ

Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More

24 mins ago

Grab Pastikan Bonus Hari Raya 2026 untuk Mitra Pengemudi, Cair Sebelum Lebaran

Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More

36 mins ago

Mau Tukar Uang Lebaran di PINTAR BI? Cek Kuotanya di Sini

Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More

38 mins ago

Mobil Dinas Rp8,5 Miliar jadi Sorotan, Intip Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More

51 mins ago

Kredit UMKM Diprediksi Tumbuh Maksimal 5 Persen, Program MBG Bisa jadi Penopang

Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More

1 hour ago