News Update

OJK: Meski Pandemi, Aset Keuangan Syariah RI Masih Tumbuh 21,34%

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kuat dan stabil ditengah pandemi covid-19. Hal tersebut tercermin dari data per Agustus 2020 yang mencatatkan pertumbuhan aset 21,34% yoy, dimana total aset keuangan syariah mencapai Rp1.678 triliun.

Direktur Penelitian dan Pengembangan Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah menjelaskan, angka tersebut terdiri dari aset perbankan syariah sebesar Rp550,63 triliun, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar Rp111,81 triliun dan pasar modal syariah sebesar Rp1.016,50 triliun.

“Mengenai pertumbuhannya, memang pertumbuhan perbankan syariah kalau dari segi aset sudah beberapa tahun terakhir ada pada kisaran 25% hingga 10%. Memang di awal perkembangan perbankan syariah, pertumbuhannya bisa 30% hingga 40%, karena pada saat itu based asetnya masih kecil,” tambah Deden Firman pada acara Web Seminar (webinar) Infobank melalui konferensi video, Selasa 27 Oktober 2020.

Dalam webinar yang mengambil tema “Potensi Ekonomi Syariah Pasca Pandemi: Peran Sektor Keuangan Syariah dalam Pemulihan Ekonomi” ini, Deden mengatakan, jika dilihat dari sisi market share, industri keuangan syariah masih pada kisaran 9%. Meskipun demikian, di tengah pandemi covid-19 pertumbuhan aset industri syariah masih memuaskan.

Menurut Deden, memang dari sisi angka pertumbuhan market share industri keuangan syariah terlihat menurun. Namun, jika dilihat dari segi nominal, industri keuangan syariah masih bertumbuh secara wajar.

Sementara itu, jumlah rekening yang tercatat di perbankan syariah saat ini juga telah mencapai 35 juta rekening dari total 220 juta penduduk muslim di Indonesia. Melihat hal ini, Deden optimis, potensi untuk menambah jumlah nasabah dan menambah aset industri keuangan syariah masih sangat besar. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

2 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

4 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

5 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

5 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

7 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

7 hours ago