Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang baru akan membersihkan industri keuangan non bank (IKNB). Menurut Bambang W Budiawan, Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK, tak memungkiri bahwa konsolidasi di IKNB tidak dilakukan lebih cepat seperti terjadi di sektor perbankan yang setelah krisis moneter 1998.
“Pada 1999 mulai dilakukan restrukturisasi secara menyeluruh mulai dari keuangan hingga pengurus. Sementara konsolidasi di IKNB dilakukan belakangan mungkin baru mulai 15 tahun lalu,” ujarnya ketika menjadi pembicara dalam acara Non Bank Financial Forum 2022 yang diselenggarakan Infobank Bersama APPI dan AAUI di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, 28 Juli 2022.
Untuk itu, lanjut Bambang, fase konsolidasi, stabilisasi dan konsolidasi masing-masing industri IKNB yang cukup beragam, akan menjadi salah satu isu strategi dalam pengawasan IKNB. Menjawab pertanyaan mengenai adanya perusahaan-perusahaan IKNB duafa atau yang tidak sehat, Bambang menegaskan bahwa regulator akan melakukan bersih-bersih.
“Kami melanjutkan enforcement langkah-langkah pengawasan atas pelanggaran tertentu ya, karena arah kebijakan dan pengembangan IKNB adalah untuk mendorong pertumbuhan industri yang sehat, stabil dan sustain, konsumen terlindungi, dan industry ini bisa mendorong perekonomian nasional,” ucapnya.
Sebelumnya atau lima tahun terakhir, OJK sudah mencabut izin 51 perusahaan pembiayaan karena masalah kinerja, lemahnya tata kelola dan kepatuhan terhadap ketentuan, manajemen risiko yang tidak berjalan, hingga terbatasnya kemampuan pemilik perusahaan. OJK juga menegaskan bahwa penguatan IKNB harus dilakukan bersama-sama dalam tiga layer.
Selain peran penting regulator, industri dan Lembaga profesi penunjang merupakan layer penting dalam penguatan IKNB secara Bersama. (*) KM
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More