Categories: Keuangan

OJK Libatkan 8 Kementerian Dalam Susun Taksonomi Hijau

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melibatkan 8 Kementerian serta 43 Direktorat Jenderal untuk menyusun Taksonomi Hijau. OJK dan Kementerian/Lembaga nantinya akan membagi ambang batas sekitar 2.700 sektor dan subsektor untuk dikategorikan menjadi hijau, kuning, dan merah.

“OJK bersama berbagai Kementerian/Lembaga sedang menyusun Taksonomi Hijau sebagai upaya mempercepat program pembiayaan dengan prinsip berkelanjutan di sektor jasa keuangan,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, seperti dikutip 15 Desember 2021.

Sebagai informasi, Taksonomi Hijau merupakan acuan tentang kegiatan usaha atau produk dan jasa yang tergolong hijau atau ramah lingkungan. Taksonomi ini diperlukan mengingat semakin meluasnya pembiayaan yang mendukung upaya perlindungan lingkungan, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia.

Taksonomi Hijau akan segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh OJK. Dengan ini, Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang telah memiliki standar hijau sebagai acuan nasional. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

KB Bank Syariah Kenalkan Kantor Cabang Baru

PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More

2 hours ago

Fokus Garap Perumahan, BSN Bidik Pembiayaan 2026 Tumbuh 20 Persen

Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More

4 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat di Tengah Pelemahan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More

4 hours ago

BPKH Akui Masih Hadapi Kendala Investasi Emas dalam Pengelolaan Dana Haji

Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More

5 hours ago

Deretan Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada BBCA, AMMN, hingga GOTO

Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More

5 hours ago

IHSG Sepekan Terkoreksi 1,37 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp16.244 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More

7 hours ago