Ilustrasi: Kantor perbankan. (Foto: istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan aktivitas industri perbankan tidak terganggu di tengah dinamika sosial dan politik yang terjadi, khususnya dalam layanan perbankan kepada nasabah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, perbankan nasional sudah secara optimal memberikan layanan kepada nasabah, baik melalui jaringan ATM, mobile banking, maupun kegiatan operasional lainnya.
“Hal ini juga didukung dengan kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga agar layanan perbankan berjalan normal dan tidak terganggu,” kata Dian dalam Konferensi Pers RDK, Kamis, 4 September 2025.
Baca juga: OJK Pastikan Tak Ada Penarikan Dana Besar di Bank Selama Aksi Demo
Baca juga: OJK Siapkan 3 Langkah Antisipasi Dampak Demo ke Sektor Keuangan
Dian menilai, dampak aksi unjuk rasa terhadap operasional perbankan relatif minimal, meskipun terdapat beberapa penyesuaian untuk memastikan layanan tetap optimal. Penyesuaian ini mencakup, perubahan jadwal operasional pada beberapa kantor cabang bank, ATM, maupun layanan mobile banking.
“Penyesuaian yang dilakukan dapat berupa penutupan sementara atau pembatasan jam operasional kantor cabang yang berada di area dekat lokasi unjuk rasa. Saya kira ini langkah preventif yang wajar dan normal,” ungkapnya.
Dian menyebutkan, secara umum kondisi perbankan tetap stabil dan terjaga. Tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) maupun Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) berada di atas threshold, masing-masing 10 persen dan 50 persen.
“Demikian juga LDR (Loan to Deposit Ratio) dalam kondisi baik, berada di atas 78 persen, namun tidak melampaui 92 persen,” tutup Dian. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More