News Update

OJK Klaim Banyak Ungkap Kasus Fraud di Industri Keuangan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, banyaknya kasus yang terungkap di industri jasa keuangan merupakan bukti kinerja OJK yang maksimal mengungkap berbagai fraud yang terjadi di industri baik perbankan maupun industri keuangan non bank (IKNB).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam diskusi dengan IDX Channel di Jakarta. Menurutnya, saat ini pihaknya terus berkerja melayani masyarakat dalam bidang pengawasan industri.

“Adanya pengungkapan kasus itu karena ada penemuan OJK artinya kita berkerja salahsantunya melakukan fit and propertest untuk calon direksi. Jadi tidak gampang karena masuk jajaran direksi harus ada ujian,” kata Heru melalui live video conference di Jakarta, Jumat 17 Juli 2020.

Sebagai informasi saja, OJK mencatat total izin yang dicabut OJK selama semester I 2020 telah mencapai 21 badan usaha. Dari 21 pencabutan itu, 6 di antaranya berasal dari Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

Heru mengungkapkan, dari banyaknya kasus tersebut terjadi akibat adanya fraud dari internal perusahaan maupun eksternal perusahaan. Oleh karena itu pihaknya terus memperketat pengawasan.

“Fraud memang datangnya dari mana saja, regulasi banking sudah ketat. Dari internal kita mengajak komisaris mengecek tugsnya apa, termasuk kredit macet dalam direksinya ada risk manajemen di ring 1 untuk mencegah fraud ada di banknya itu sendiri,” tukas Heru. (*)

Editor: Rezkiana np

Suheriadi

Recent Posts

Confluent Buka Peluang Baru bagi Mitra di Pasar Data Streaming Global

Poin Penting Confluent meluncurkan program reseller “Sell with Confluent” untuk menangkap peluang pasar data streaming… Read More

13 hours ago

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

15 hours ago

Proyek Dermaga Semen Rp1,4 Triliun hampir Rampung, Wapres Gibran Lakukan Peninjauan

Poin Penting Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek dermaga ekspor semen milik PT Semen Indonesia… Read More

22 hours ago

CIMB Niaga Syariah Perluas Cabang Digital, Perkuat Strategi Hybrid Banking

Poin Penting CIMB Niaga Syariah meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor untuk memperkuat strategi hybrid… Read More

22 hours ago

Bank BPD Bali Kucurkan Rp55,16 Miliar untuk Kredit Program Perumaham

Poin Penting Penyaluran KPP Rp55,16 miliar hingga awal Maret 2026 atau 23,57 persen dari target… Read More

22 hours ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

1 day ago