Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad (kanan) berjabat tangan sambil bertukar nota kerjasama dengan Gubernur Bangko Sentral NG Pilipinas (Bank Sentral Filipina) Amando M. Tetangco (kiri) usai menandatangani nota kesepahaman (Letter of Intent) di Jakarta, Minggu 4 Juni 2017. OJK dan Bank Sentral Filipina sepakat menjajaki kerjasama sebagai awal perjanjian bilateral dalam implementasi ABIF (ASEAN Banking Integration Framework). Kesepakatan awal ini merupakan langkah signifikan untuk menandai upaya integrasi sektor jasa keuangan di ASEAN terutama sektor perbankan dalam kerangka ABIF.(Erman Subekti)
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More