Ilustrasi - Kantor OJK. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah memblokir sebayak 17 ribu rekening terkait judi online (judol). Angka ini meningkat dari sebelumnya sebanyak 14 ribu rekening.
“OJK telah meminta bank untuk melakukan pemblokiran terhadap kurang lebih pada saat ini 17 ribu rekening yang sebelumnya sekitar 14 ribu rekening,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam konferensi pers, Senin, 2 Juni 2025.
Baca juga: Ada Pesan Penting dari OJK untuk Investor Pasar Modal, Apa Itu?
Dian menyebut pemblokiran tersebut dilakukan berdasarkan data yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
OJK juga telah melakukan pengembangan atas laporan tersebut dengan meminta pihak perbankan untuk menutup rekening yang memiliki kesesuaian dengan nomor identifikasi kependudukan (NIK) dan melakukan enhanced due diligence (EDD).
Selain itu, OJK telah mengadakan pertemuan dengan para Direktur Kepatuhan berbagai bank guna mendapatkan pembaruan terkait upaya terkini upaya penanganan terkini dan kendala yang dihadapi perbankan dalam menangani judi online maupun kejahatan keuangan lainnya.
“Termasuk penanganan rekening dorman agar tidak digunakan untuk kejahatan keuangan dan aktivitas perbankan dalam menangani jual-beli rekening,” tandasnya.
Baca juga: OJK Optimistis Kredit Perbankan Bakal Tumbuh 11 Persen di 2025
Ke depan, OJK akan memperkuat upaya pengawasan dan pengaturan terhadap pemanfaatan rekening normal, dan menyusun panduan dalam menangani kasus penipuan atau skema penipuan (scam). OJK juga akan meningkatkan edukasi dan kewaspadaan nasabah agar dapat mengenali dan mencegah kejahatan keuangan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More