Categories: Keuangan

OJK Kebut Operasional Lembaga Penyelesaian Sengketa

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan 2 Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) yang sejak 1 Desember 2015 sudah bisa beroperasi yakni Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) dan Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI).

Dengan keberadaan dua lembaga LAPS ini, dianggap penting sebagai alternatif penyelesaian sengketa (dispute) antara konsumen dan industri jasa keuangan selain pengadilan. Oleh sebab itu, OJK terus mendorong semua lembaga LAPS di industri keuangan untuk beroperasi pada tahun ini.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono mengaku, saat ini dua lembaga LAPS yakni BMAI dan BAPMI, telah lulus verifikasi. Sehingga dua lembaga ini sudah bisa beroperasi sejak 1 Desember 2015. Sebenarnya, dua LAPS ini sudah beroperasi sebelumnya, namun hanya sekedar melayani mediasi saja.

“Yang sudah beroperasi baru BAPMI dan BMAI, kita sudah umumkan hari ini. LAPS ini sudah ada sebelumnya tapi layanannya hanya mediasi, sementara ajudikasi dan arbitrase baru ada pelayanannya sekarang,” ujar Kusumaningtuti di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2015.

Lebih lanjut dia menambahkan, dalam ke depannya, OJK akan terus mendorong agar LAPS di sektor keuangan lainnya bisa segera menyusul dan beroperasi seperti BAPMI dan BMAI. Dia berharap sebelum tutup tahun, LAPS di semua sektor keuangan dapat beroperasi melayani pengaduan konsumen.

Kan sudah ada yang beroperasi dari asuransi dan pasar modal. Sebelum desember akhir, sisanya dari lembaga pembiayaan, penjaminan, pegadaian, perbankan dan modal ventura diharapkan bisa beroperasi,” ucap Kusumaningtuti. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

2 hours ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

2 hours ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

2 hours ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

3 hours ago

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More

3 hours ago