Keuangan

OJK Kasih Deadline Revisi RPK AJB Bumiputera 1912 Kelar Bulan Depan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan seluruh pihak Badan Perwakilan Anggota (BPA), komisaris, hingga direksi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 terkait dengan perubahan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyebutkan bahwa saat ini OJK tengah menunggu revisi dari RPK AJBB 1912 tersebut dalam jangka waktu satu bulan setelah pemanggilan OJK.

“Mereka harus buat revisi RPK paling lambat satu bulan, nanti Maret akan menyampaikan. Tapi intinya, RPK harus realistis dan bisa going concern. Jadi Bumiputera bisa hidup dengan program yang baru,” ucap Ogi saat ditemui media di Jakarta, 20 Februari 2024.

Baca juga: OJK Bertemu Direksi AJB Bumiputera 1912, Bahas Hal Ini

Ogi pun berharap, dengan adanya revisi RPK tersebut, AJBB 1912 dapat menjual aset-aset non produktif yang tidak ada kaitannya dengan asuransi dan mampu memperkecil aset dari AJBB.

“Intinya, AJBB akan menjual aset-aset non-produktif yang tidak ada kaitan dengan asuransi, sehingga terjadi rightsizing atau downsizing, sehingga aset mengecil dan AJB bisa berjalan lagi,” imbuhnya.

Adapun, aset-aset non produktif tersebut berbentuk bangunan atau kantor yang ada di setiap kota, yang sebenarnya aset tersebut tidak diperlukan lagi.

Baca juga: Kondisi Keuangan AJB Bumiputera 1912 Akhir 2023: Rugi Rp978,87 Miliar, Aset Turun 3,91 Persen

“Mereka kan banyak [aset], hampir di semua kota ada kantor, padahal tidak perlu. Aset yang lebih kecil nilainya itu lebih mudah dijual, jadi mereka mengurangi aset non-produktif atau aset yang tidak diperlukan kemudian AJBB mencoba untuk produk-produk yang baru, tapi ukuran asetnya akan mengecil,” ujar Ogi.

Jika hal tersebut dilakukan, nantinya AJBB 1912 dapat membayar pemegang polis yang bernilai kecil, dan diharapkan mampu menjalankan perusahaan asuransi jiwa itu sendiri. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

2 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

2 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

3 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

4 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

5 hours ago