Headline

OJK Kaji Revisi Pertumbuhan Kredit di Juni 2016

Jakarta – Seiring dengan masih melambatnya pertumbuhan kredit perbankan hingga kuartal I 2016 ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana bakal merevisi proyeksi pertumbuhan kredit pada pertengahan tahun ini.

Sebagai informasi, OJK sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan tahun ini mencapai 13%-14%. Sedangkan sampai kuartal I 2016, pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 8,7% year-on-year (yoy) atau masih dibawah ekspektasi regulator.

“Revisi (proyeksi) nanti akhir Juni ya,” ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Budi Armanto di Jakarta, Rabu, 1 Juni 2016.

Melihat kondisi terkini, OJK sendiri akan memberikan kesempatan kepada bank-bank untuk melakukan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB). “Juli kita akan berikan kesempatan bank lakukan revisi kepada bank,” tukas Budi.

Sementara terrkait dengan rencana Bank Indonesia (BI) yang akan melakukan pelongaran kebijakan Loan to Value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR), dirinya mengaku, belum bisa memberikan komentarnya berapa kontribusi ke pertumbuhan kredit perbankan.

Namun demikian, kata dia, efektivitas kebijakan pelonggaran LTV yang ditujukan untuk membantu peningkatan kredit tersebut masih tergantung kondisi pasar yang saat ini permintaannya masih lemah.

“Walau LTV dinaikkan tapi tergantung kondisi pasar, demandnya (permintaan) di masyarakat dan suku bunga juga mempengaruhi,” tutup Budi. (*)

 

Editor : Apriyani K

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago