Categories: Perbankan

OJK: Juni 2015 Kredit Bermasalah Bank Turun 0,01%

Jika dibandingkan dengan rasio kredit bermasalah pada Juni 2014, NPL Gross Juni 2015 mengalami peningkatan. NPL Gross Juni 2014 hanya 2,08%. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Kendati tingkat konsumsi masyarakat yang menurun dan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat, namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, industri perbankan masih dalam kondisi sehat.

Hal ini tercermin pada rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan yang masih dibawah 5%. OJK mencatat, pada Juni 2015, NPL Gross perbankan sebesar 2,46% atau menurun 0,01% bila dibandingkan dengan posisi Mei 2015 yakni 2,47%.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon, di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2015.
“NPL masih rendah, posisi Juni NPL Gross itu 2,46%, turun dari Mei 0,01%, bulan Mei itu 2,47%. NPL nettnya itu 1,2%,” ujarnya.

Namun jika dibandingkan dengan rasio kredit bermasalah pada Juni 2014, NPL Gross Juni 2015 mengalami peningkatan. OJK mencatat, NPL Gross Juni 2014 hanya 2,08%, akan tetapi NPL Nett di bulan Juni 2014 lebih tinggi dibandingkan Juni 2015. NPL Nett Juni 2014 tercatat 1,12%.

Peningkatan rasio kredit bermasalah di Juni 2015 yang secara year-on-year masih dibawah threshold. Adanya kondisi tersebut, OJK menegaskan, meski perekonomian nasional saat ini tengah melambat, namun kondisi perbankan nasional masih dalam level yang cukup baik. (*) @rezki_saputra

Apriyani

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

2 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

7 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

7 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

8 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

9 hours ago