OJK Longgarkan Pembayaran Kredit Korban Bencana Palu
Jakarta– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nampaknya memiliki resolusi sendiri untuk memasuki tahun 2019 mendatang, salah satu resolusi tersebut diantaranya memiliki gedung baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat menghadiri rapat kerja dengan DPR. Dirinya menyebut, hingga saat ini OJK masih berkantor dalam gedung sewaaan.
“Kantor OJK pusat masih jadi kantor yang dipinjamkan Kemeneku dan Bank Indonesia (BI). Juga gedung wisma mulia untuk pemindahan dari wisma merdeka,” kata Wimboh di Jakarta Senin 29 Oktober 2018.
Wimboh mengaku hingga saat ini OJK telah mendapatkan beberapa tawaran salah satunya gedung di lot 1 milik Kemenkeu dan tawaran dari PT Pos Indonesia untuk penempatan kantor di kawasan Lapangan Banteng.
“Kami juga sedang menjajaki dengan Kementerian BUMN untuk menempati gedung bekas PT Danareksa,” kata Wimboh.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengajukan pagu anggaran kerja pada tahun 2019 kepada Komisi XI DPR. Dalam pengajuan tersebut, OJK mengajukan anggaran sebesar Rp5,679 triliun, angka tersebut tercatat tumbuh sekitar 14,11%. (*)
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More