Jakarta – Deputi Direktur Direktorat Perizinan dan Informasi Perbankan OJK Tris Yulianta mengungkapkan perbankan perlu memanfaatkan penerapan TI (teknologi informasi) dan komunikasi disamping untuk meningkatkan efisiensi kegiatan operasional dan mutu pelayanan bank kepada nasabahnya. Hal ini sejalan dengan semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan berbasis online.
“Kemampukan perbankan bisa berperan lebih baik dalam pembangunan perekonomian,” kata Tris diacara forum diskusi “Inovasi teknologi perbankan dalam antisipasi cyber crime” yang diselenggarakan infobank institute dengan Telin di Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2016.
Ia menambahkan, terdapat beberapa manfaat dari penerapan teknologi informasi bagi industri perbankan di Indonesia. Tentu kondisi ini perlu dimanfaatkan guna meningkatkan daya saing, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat jangkauan yang lebih luas lagi di masa mendatang.(Selanjutnya : Manfaat dari penerapan ti di perbankan…)
Page: 1 2
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More