Menurutnya, selama ini perbankan kurang pengetahuan di sektor pangan sehingga tidak berani masuk memberikan pembiayaan. Beberapa hal yang bisa mengangkat kepercayaan perbankan terhadap sektor ini seperti adanya database, juga informasi seputar isu-isu. “Sektor pangan, kemaritiman, lingkungan, industri kreatif itu perlu pengetahuan,” tuturnya.
Khusus untuk sektor maritim atau perikanan, OJK sudah menggelar Program Jangkau, Sinergi Guideline atau Jaring, yang penyaluran kreditnya sudah mencapai Rp22 triliun saat ini. Jaring sendiri merupakan program inisiatif OJK bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan sasaran akselerasi pertumbuhan di sektor ini. (Baca juga: Kredit Pertanian Hadapi Tantangan Berat)
“Kaya pembiayaan ke sektor maritim, nelayan, cold storage sampai pembuatan kapal-kapal sudah Rp22 triliun,” ujar Muliaman. (*)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More