OJK; Kedepankan GCG. (Foto: Erman)
Aspek pengelolaan perusahaan, penerapan good corporate governance dengan standar yang baik, akan menjadi kunci utama untuk dapat memenangkan persaingan. Rezkiana Nisaputra
Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan training di bidang corporate governance kepada 200 emiten dan perusahaan publik. Kegiatan training ini merupakan kelanjutan dari program kerja OJK dalam pengembangan tata kelola emiten sesuai dengan roadmap tata kelola perusahaan yang diluncurkan pada Februari 2014 lalu.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, kegiatan training yang dilakukan di bulan Agustus ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dari pimpinan emiten dan perusahaan publik mengenai pentingnya penerapan corporate governance dalam meningkatkan kinerja keuangan dan operasional Emiten dan Perusahaan Publik.
“Materi bahasannya mencakup seperti pengantar tata kelola, komunikasi, pengungkapan, transparansi, dan peranan sekretaris perusahaan, kepengurusan, hak-hak pemegang saham, dan manajemen risiko,” ujar Nurhaida di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2015.
Nurhaida mengungkapkan bahwa, pelaksanaan training tersebut merupakan bagian dari implementasi program recycling pungutan industri jasa keuangan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada good governance di industri jasa keuangan. Hal ini juga sejalan dengan persiapan khusus emiten dan perusahaan publik dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Oleh sebab itu, kata dia, setiap pelaku pelaku dunia usaha harus dapat meningkatkan competitive advantage agar bisa mampu bersaing dengan perusahaan dari negara ASEAN. Dengan begitu aspek pengelolaan perusahaan, penerapan good corporate governance dengan standar yang baik, akan menjadi kunci utama untuk dapat memenangkan persaingan.
“Secara khusus training ini merupakan bentuk pembinaan kepada Emiten dan Perusahaan Publik, capacity building berupa pendidikan dan sosialisasi untuk sumber daya manusia berkualitas di emiten dan perusahaan publik,” tutup Nurhaida. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia telah lepas dari “kutukan” pertumbuhan 5 persen, dengan… Read More
Poin Penting PTPN III sediakan 60 bus untuk 2.450 pemudik dari enam kota dalam Mudik… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kemungkinan adanya ‘kongkalikong’ antara Bea Cukai dengan… Read More
Poin Penting Jadwal Libur Imlek BCA: Kantor cabang tutup pada 16–17 Februari 2026, normal kembali… Read More
Poin Penting Pjs Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, mendorong pejabat OJK, termasuk deputi komisioner, untuk… Read More
Poin Penting Manulife Ultima+ dirancang untuk perencanaan warisan lintas generasi, pendapatan rutin, dan proteksi berkelanjutan… Read More