News Update

OJK Diganjar Penghargaan Inklusi Keuangan Global

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih sebagai pemenang the Global Financial Inclusion Award 2017 untuk wilayah Asia Pasifik, mengalahkan dua finalis lainnya yakni India dan Pakistan. OJK meraih penghargaan dalam kategori CYFI Country Award.

Penyerahan penghargaan diterima oleh Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Sugiarto di Berlin – Jerman, Rabu, 3 Mei 2017.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono berterima kasih kepada semua pemangku kepentingan baik internal dan eksternal yang telah berjuang bersama OJK mendukung literasi, inklusi keuangan dan perlindungan konsumen keuangan. “Mari kita terus lanjutkan kerja sama yang baik ini bagi kesejahteraan rakyat Indonesia secara merata,” tuturnya.

Global  Financial Inclusion Award memiliki tujuan untuk mendorong perhatian dan pemahaman masyarakat akan pentingnya inklusi keuangan, dan kemampuan finansial bagi anak dan remaja. Kegiatan ini didukung penuh oleh negara-negara yang tergabung dalam G20 melalui The G20 Global Partnership for Financial Inclusion (GPFI).

Global  Financial Inclusion Award sendiri memberikan enam penghargaan yang terbagi ke dalam enam kategori. Kategori tersebut antara lain Child and Youth Finance International (CYFI) Country Award, Global Money Week Award, Economic Citizenship Education (ECE) Award, Child and Youth Friendly Banking Award, Outstanding Youth Economic Citizenship Award dan Global Youth Entrepreneur Award. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

10 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

21 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

47 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago