News Update

OJK: Cegah Default, Relaksasi Restru Kredit Akan Diperpanjang

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengambil peran untuk mendorong perekonomian dengan menjaga sektor keuangan tetap stabil.

“Orkestra yang kami lakukan bersama pemerintah dan Bank Indonesia, bagaimana mendukung pemulihan ekonomi dan sektor keuangan terjaga. Balance sheet tidak kena dan likuiditas terjaga,” ujar Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK menjawab pertanyaan Infobanknews.com pada acara virtual focus group discussion dengan pemimpin redaksi dan redaktur pelaksana hari ini, 8 Agustus 2021.

Menurut Wimboh, OJK mempertimbangkan melanjutkan relaksasi restrukturisasi kredit yang akan berakhir Maret 2022 untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional terhambat yanh oleh pembatasan mobilitas masyarakat akibat lonjakan angka positif COVID-19. 

“COVID-19 ini temporary, dan kita harus punya aktor-aktor di sektor riil untuk mendukung perekonomian. Jangan sampai mereka default, karena kalau terlanjur default mulai usaha baru itu perlu waktu. Jadi kalau memang dibutuhkan maka relaksasi restrukturisasi kredit bisa dilanjutkan,” ujarnya.

Lalu kapan keputusan mengenai adanya relaksasi restrukturisasi kredit jilid 3 ini akan diumumkan OJK?

“Perpanjangan beleid ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi perbankan dan dunia usaha bertahan dan melanjutkan usahanya untuk menopang pemulihan perekonomian nasional. Keputusan resmi OJK akan dikeluarkan paling lambat akhir Agustus 2021. Saat ini rencana perpanjangan kembali POJK No. 48/2020 masih dalam pengkajian di internal OJK,” ujar Wimboh. (*) KM

Evan Yulian

View Comments

  • Apane relaksasi..wong rakyat2 kecil bgini cuma dpt relaksasi 3bulan,padhl covid hampir 2 tahun blm ada kejelasan

  • Min, restruk diperpanjangpun kami sdh sangat rapuh.. Pokok tdk bayar tapi bunga tetap dihitung, yg akhirmya jadi pokok hutang lahi, smakin besar hutang kita dan otomatis bunga smakin besar lagi...
    .
    Apa tdk ada restruk yg meng 0 kan bunga dulu.. Ini hrsnya jadi perhatian dr awal kebijakan... Percuma restruk ujungnya semua agunan kami disita juga pada akhirnya krn sdh tdk mampu bayar pokok plus pokok plus pokok dr bunga bunga dr th ke th.
    .
    Ojk ga tau apa pura pura ga tau ya kondisi real dilapangan. Kami ini sdh ga ada arus kas.. 0 gmnau bayar bunga? Buat makan aja sdh puyeng.. Blum lagi ppkm terus menerus sampai kapan ga jelas..
    ..
    Seneng ya mrk itu liat warga hancur hancuran spt saat ini.
    Huh... Bego kali

  • Parah... Udah keburu ditarik unit saya. Sy capek ngemis2 minta restruktur jilid 3 ke leasing (Clipan Finance), sampai ke OJK (twitter), bahkan ke Presiden (twitter). Sampai2 sy merasa tidak dianggap sebagai rakyat. Karena tidak ada jawaban. Kalau pihak leasing bilang tidak ada lagi restruktur Jilid 3. Saya pengangguran kelas berat tidak punya apa2, hanya baju dibadan, istri, dan 3 anak kecil. Sungguh tragis, akibat ppkm yg tidak memikirkan rakyatnya, atau terlalu lambat.
    -Derita Driver Taksi Online-

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago