Perbankan

OJK Catat Kredit Restrukturisasi Covid-19 Terus Menurun, Sisa Segini

Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar melaporkan perkembangan program kredit restrukturisasi Covid-19 yang akan berakhir pada Maret 2024 terus mencatatkan penurunan.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XI dengan Kemenkeu, Menteri PPN/Bapenas, Bank Indonesia, OJK dan BPS, di Gedung DPR RI, Kamis 31 Agustus 2023.

Dia mencatat hingga Juli 2023, program kredit restrukturisasi Covid-19 mencapai Rp339,13 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp361,04 triliun, dengan jumlah debitur yang juga menurun menjadi 1,44 juta debitur.

Baca juga: Restrukturisasi Kredit Berakhir, OJK Minta Perbankan Tetap Prudent

“Dengan coverage CKPN sebesar 29,7 persen, maka kami optimis bahwa penurunan yang berlangsung ini sampai akhir Maret tahun depan pada gilirannya akan dapat dicover oleh CKPN yang terbentuk yang kami harapkan juga akan masih terus meningkat dalam beberapa bulan kedepan,” ujar Mahendra.

Adapun, NPL kredit restrukturisasi Covid-19 menjadi Rp41,02 triliun, bila dibandingkan dengan Juni 2023 sebesar Rp 38,6 triliun. Dengan rasio NPL berada di level 12,10 persen, atau meningkat dari bulan sebelumnya yaitu sebesar 10,68 persen.

Sementara itu, kredit kualitas 2 atau kualitas kredit dalam perhatian khusus menurun. Tercatat pada Juli 2023 turun menjadi Rp67,5 triliun dibandingkan Juni 2023 Rp71,2 triliun. Kemudian, totak kredit kualitas rendah (2-5) juga menurun menjadi Rp108,5 triliun dibandingkan Juni 2023 Rp109,7 triliun. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

3 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

2 hours ago

Rupiah Tertekan Dolar AS, Investor Wait and See Data Ekonomi RI Kuartal IV 2025

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More

2 hours ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

3 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

3 hours ago