Perbankan dan Keuangan

OJK Catat 2,9 Juta Pembukaan Rekening Baru Perbankan Selama BIK 2023

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pencapaian akses keuangan selama Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023. Di mana, ada 7.936.718 akses produk layanan atau jasa keuangan. Capaian kegiatan BIK 2023 ini meningkat dari tahun sebelumnya. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi merinci, pada sektor perbankan telah terjadi pembukaan rekening baru sebanyak 2.925.231 rekening. 

Baca juga: OJK Catat Pendapatan Premi Asuransi Terkontraksi 1,57 Persen jadi Segini

Lalu, di industri pasar modal, ada 131.058 rekening efek baru. Di industri asuransi, sebanyak 658.484 polis. Adapun di industri pembiayaan mencapai 543.731 debitur. 

Sementara pada industri pergadaian, ada sebanyak 3.253.844 rekening. Lalu, di industri fintech, terdapat sebanyak 424.370 akun mengakses produk layanan atau jasa keuangan.

“Orientasi kegiatan BIK 2023 ini diutamakan pada daerah-daerah di bawah rata-rata indeks inklusi dan literasi nasional. Yakni, daerah dengan kategori terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” jelasnya.

Menurut dia, pencapaian selama pelaksanaan kegiatan BIK 2023 meningkat dari tahun sebelumnya. Selama periode pelaksanaan BIK 2023, tercatat telah diselenggarakan sebanyak 2.851 kegiatan dengan total peserta sebanyak 1.841.357 masyarakat, naik 15,09 persen dari tahun 2022.

Sebagaimana diketahui, puncak kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2023 diselenggarakan kegiatan Financial Expo (FinExpo) yang dilaksanakan di Pakuwon Jogja Mall, pada 26-29 Oktober 2023.

Baca juga: 104 Pelaku Pasar Modal Kena Sanksi OJK, Intip Daftarnya

Adapun, FinExpo digelar untuk mendorong peningkatan pemahaman dan penggunaan produk dan atau layanan jasa keuangan. 

Hal ini Ini juga sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara Kementerian atau Lembaga, LJK, Asosiasi dan E-commerce. Kegiatan FinExpo 2023 diikuti 100 peserta. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago