Perbankan

OJK Blokir 33.252 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat EDD

Poin Penting

  • OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.
  • Perbankan diminta melakukan enhanced due diligence (EDD) dan penutupan rekening berdasarkan data pemerintah.
  • Pemblokiran dilakukan dengan acuan kesesuaian data NIK untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan konsumen.

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memblokir 33.252 rekening yang terindikasi terkait judi online (judol), meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari penegakan ketentuan dan perlindungan konsumen di sektor perbankan, mengingat dampak judi online yang luas terhadap perekonomian dan sistem keuangan.

“OJK telah meminta bank untuk melakukan pemblokiran atas 33.252 rekening yang sebelumnya sebesar 32.556 rekening,” ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, dikutip, Selasa 7 April  2026.

Baca juga: OJK Blokir 32.556 Rekening Bank Terkait Judi Online

Selain pemblokiran, OJK juga meminta perbankan memperkuat tindak lanjut melalui pengembangan laporan, termasuk penerapan enhanced due diligence (EDD) serta penutupan rekening.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

“OJK juga telah meminta perbankan melakukan enhanced due diligence (EDD) dan atau pemblokiran rekening,” pungkas Dian.

Baca juga: DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Adapun kebijakan pemblokiran dilakukan terhadap rekening yang teridentifikasi memiliki kesesuaian dengan nomor identitas kependudukan (NIK). (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

13 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

26 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

29 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

39 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

44 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

1 hour ago