Keuangan

OJK-BI Punya Sandbox, Calon DK OJK Erwin Haryono Siap Manfaakan Teknologi Blockchain

Jakarta – Pada hari ini (10/7) Komisi XI DPR-RI telah menyelenggarakan fit and proper test bagi calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK).

Salah satu Calon DK OJK yang akan menduduki jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, Erwin Haryono, telah menjelaskan paparannya yang berjudul “Menavigasi Ekosistem Ekonomi Digital Menuju Indonesia Maju”.

Dalam paparannya tersebut, Erwin akan berfokus pada empat hal diantaranya adalah reformasi regulasi dan pengawasan ITSK, penguatan sinergi dan kolaborasi antar otoritas serta penguatan literasi digital. Kemudian, dua hal lainnya adalah terkait dengan penguatan fungsi OJK sebagai katalisator dan yang terakhir terkait penguatan kapabilitas digital OJK.

“Ekosistem ITSK itu harus kita pahami untuk bisa kita lakukan legal reform, mengurangi sisi-sisi risiko dari integrasi pasar keuangan yang membahayakan dan juga yang mengganggu tingkat kepercayaan khususnya,” ucap Erwin.

Erwin menjelaskan bahwa terkait dengan program penguatan fungsi OJK sebagai katalisator, dalam hal penggunaan optimalisasi fungsi regulatory sandbox menjadi sangat penting.

“OJK sudah punya sandbox, BI sudah punya sandbox, saya kira kita tinggal membuka saja ruang-ruang untuk pemanfaatan penggunaan aplikasi-aplikasi dari teknologi blockchain untuk menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat secara riil kepada ekonomi Indonesia,” imbuhnya.

Adapun dalam penguatan sinergi, kata dia, Undang-undang PPSK dan Perlindungan Data Pribadi (PDP), menjadi sebuah landasan bagi otoritas dapat bekerja sama satu dengan lainnya. “Pada akhirnya kita bisa lakukan framework literasi keuangan digital karena bukan hanya dari sisi supplynya di demandnya dari masyarakat itu perlu didorong,” ujar Erwin.

Pada program terakhir, menurutnya tanpa adanya penguatan kapabilitas digital yang sangat kuat akan sulit menyeimbangkan manfaat dan risiko ITSK nantinya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

46 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

1 hour ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago