Counter rate deposito, bakal mengikuti acuan baru. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Bank-bank kelompok BUKU III dan BUKU IV tengah menunggu respon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas kebijakan Bank Indonesia (BI) yang akan memberlakukan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebagai suku bunga acuan baru.
Namun sejauh ini, OJK justru masih menunggu reaksi perbankan terkait dengan hal tersebut. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon, pihaknya terus mengamati perilaku industri perbankan dalam menanggapinya kebijakan itu.
“Kami tinggal menyesuaikan saja pengamatan kami reformulasi itu dengan kondisi likuiditas perbankan,” ujar Nelson di Jakarta, Senin, 25 April 2016.
Dia mengaku, bahwa sampai saat ini OJK belum menentukan acuan pembatasan maksimal bunga deposito atau capping, lantaran BI 7-day Reverse Repo Rate baru akan berlaku pada 19 Agustus 2016. “Ini kan (BI 7-day Repo Rate) baru diumumkan dua minggu lalu,” tukasnya.
Dia menjelaskan, untuk menentukan pembatasan maksimal bunga deposito atau capping ini, OJK akan melakukan pembicaraan terlebih dahulu dengan bankir-bankir nasional, untuk dapat memberikan masukan-masukan terkait formulasi capping deposito itu.
Kendati demikian, lanjut dia, kebijakan BI untuk menerapkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebagai suku bunga kebijakan baru merupakan langkah positif bank sentral. Hal ini diharapkan akan mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More