Categories: News UpdatePerbankan

OJK Belum Proses Fit and Proper Hasil RUPSLB Bank BUMN

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum memproses uji kelayakan atau fit and proper test dari hasil RUPSLB Bank BUMN. Hal tersebut lantaran OJK belum menerima surat pengajuan uji kelayakan dari perbankan.

“Belum diajukan (surat uji kelayakan), kalau mereka sudah ajukan langsung kita proses,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Rabu 4 September 2019.

Heru menyebut, walau RUPSLB merupakan kewenangan pemegang saham namun jajaran direksi perbankan yang baru harus melalui uji kelayakan di OJK. Dari test tersebut OJK melihat kompetensi dan integritas masing-masing direksi.

“Nah OJK pasti akan ngecek government seperti apa, apakah komite remunerasi nya dilakukan dengan baik atau tidak pasti OJK cek itu,” tambah Heru.

Sebelumnya, pada Minggu lalu Kementerian BUMN merealisasikan perombakan Direksi kelima BUMN termasuk 4 Bank BUMN. Padahal, Presiden Joko Widodo memberi instruksi agar Kementerian tidak mengambil keputusan strategi, termasuk merombak direksi BUMN.

Kelima BUMN tersebut ialah Bank Mandiri (28 Agustus), Bank Tabungan Negara (29 Agustus) Bank Negara Indonesia (30 Agustus), Bank Rakyat Indonesia (2 September),  serta Perusahaan Gas Negara (30 Agustus).

Tercatat Bank BRI mengalami perombakan cukup banyak dengan mencopot 5 Direksi termasuk menggeser Suprajarto dari Direktur Utama BRI ke BTN, namun dirinya menolak keputusan tersebut. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

3 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

12 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

13 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

13 hours ago

OJK Serahkan Tersangka Kasus Manipulasi Saham Sriwahana Adityakarta ke Kejaksaan

Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More

14 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

14 hours ago