Friderica Widyasari Dewi, Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara, tengah menyampaikan paparan saat konferensi pers,di Jakarta, Sabtu malam, 31 Januari 2026. (Foto : Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pertemuan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait metodologi free float secara daring akan berjalan sesuai jadwal pada Senin, 2 Februari 2026.
Pertemuan dengan MSCI itu akan diwakili oleh Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
“Saya hari Senin (pertemuan dengan MSCI). Nanti kita berkantor di bursa tetap,” ucap Kiki sapaan akrabnya kepada media di Jakarta, 31 Januari 2026.
Baca juga: Pesan Khusus Prabowo ke Investor Pasar Modal usai IHSG Babak Belur
Kiki juga akan didampingi oleh Hasan Fawzi yang menjadi Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.
Adapun dari BEI akan diwakilkan oleh Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik.
“Pertemuan secara online, saya akan mewakili BEI untuk ketemu dengan petinggi MSCI dari OJK juga akan ikut,” ujar Jeffrey
Lebih jauh Jeffrey menjelaskan dalam pertemuan tersebut, OJK dan BEI akan meyakinkan kepada Indeks Provider Global bahwa Indonesia punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola.
Sebelumnya, MSCI telah meminta BEI untuk memberikan transparansi data lebih lanjut terkait metodologi free float, di mana data yang sudah ada dinilai belum cukup menggambarkan kepemilikan saham yang sebenarnya.
Baca juga: Tiga Petinggi OJK Mundur, Kepercayaan Pasar Modal Kembali Diuji
Oleh karenanya, BEI akan terus melakukan diskusi atas transparansi data sesuai proposal MSCI untuk menemukan kesepakatan.
Meski begitu, MSCI telah melakukan perlakuan sementara, antara lain, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan naik antar–indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rupiah dibuka turun 0,18 persen ke Rp16.923 per dolar AS. Lonjakan harga minyak… Read More
Poin Penting Emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak mengalami penurunan pada 13 Maret 2026. Harga… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,26 persen ke level 7.343 pada awal perdagangan Jumat. Sebanyak 262… Read More
Oleh Eko B Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group PERANG Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS)… Read More
Poin Penting IHSG diperkirakan masih berpeluang melemah ke area 7.265-7.298. Pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 15 persen secara year-to-date (ytd)… Read More