Keuangan

OJK: Asuransi MBG Masih Tahap Proposal Awal

Jakarta – Kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alarm keras bagi pemerintah dan regulator. Hingga kini, skema asuransi untuk perlindungan risiko kesehatan dari program tersebut masih belum difinalisasi.

Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila, menyampaikan bahwa rencana asuransi MBG masih berada dalam tahap diskusi awal. Belum ada keputusan final mengenai bentuk perlindungan maupun mekanismenya.

“Masih di dalam tahap diskusi terus, gitu ya. Sebenarnya kan masih proposal awal,” kata Iwan saat ditemui seusai acara forum Insurance Industry Dialogue yang diselenggarakan Indonesia Re di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

Baca juga: Kasus Keracunan, Pemerintah Segera Tindaklanjuti dan Evaluasi Program MBG

Menurutnya, aspek paling mendasar yang harus dipastikan pemerintah adalah cakupan perlindungan. Apa yang akan ditanggung asuransi menjadi kunci agar skema ini benar-benar memberikan manfaat.

“Pertanyaan pemerintah juga gimana cover-nya, asuransinya. Apa yang mau di-cover itu kan penting gitu ya,” jelasnya.

Iwan mengingatkan, OJK tidak ingin asuransi MBG hanya menjadi beban biaya tambahan tanpa ada nilai tambah yang nyata. Asuransi harus menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan manfaat luas, baik bagi peserta maupun penyelenggara program.

“Kita melihatnya harusnya itu ekosistem gitu ya. Jadi harus ada nilai tambahnya asuransi. Jadi nggak boleh hanya sekadar dapat premi gitu kan,” ujarnya.

Baca juga: OJK Restui Bank OCBC Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan

Lebih jauh, OJK mendorong agar skema asuransi MBG tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar mampu mengelola risiko.

“Kita nggak mau jadi asuransi ada itu cuma jadi kayak tambah biaya gitu ya. Harus ada nilai tambahnya. Gimana dia kelola risiko gitu ya,” imbuhnya. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 mins ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

26 mins ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

49 mins ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

2 hours ago