Keuangan

OJK Akan Memperketat Pengawasan ke Industri Keuangan Nonbank

Bandung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan lebih mengoptimalkan dan memperketat pengawasan kepada industri keuangan nonbank (IKNB). Lewat transformasi pengawasan, sistem pengawasan terhadap IKNB akan mengacu pada industri perbankan.

Nantinya, OJK akan melakukan pengawasan yang lebih detail. Pengawasan normal, intensif, atau khusus akan dilakukan bergantung pada kondisi masing-masing lembaga di industri keuangan nonbank.

“Yang perlu kita sharing di sini adalah semakin terintegrasinya pengawasan di OJK. IKNB akan lakukan transformasi sistem pengawasan, yang akan dibentuk mengacu sistem pengawasan yang sudah jalan di perbankan,” terang Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) II OJK M Ichsannudin kepada beberapa media di Hotel Hilton, Bandung, Jawa Barat, Sabtu 27 Oktober 2018.

Saat ini, kata Ichsan, OJK tengah melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap mekanisme pengawasan tersebut. Hal ini juga mempertimbangkan jumlah dan kapasitas tim yang ada. Bila dibutuhkan, tidak menutup kemungkinan otoritas akan menambah tim pengawas.

“Intinya supaya pengawasan ini bisa maksimal,” tegas Ichsan.

Sekadar informasi, beberapa kasus yang terjadi di industri keuangan nonbank, seperti asuransi Jiwa Bumiputera, Asuransi Jiwasraya maupun Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance), membuat berapa pihak mempertanyakan fungsi pengawasan dari regulator/otoritas keuangan. (Ari A)

Risca Vilana

Recent Posts

Riset HID: 73 Persen Perusahaan Prioritaskan Manajemen Identitas di Tengah Ancaman Siber

Poin Penting Menurut riset HID 73 persen perusahaan global kini memprioritaskan manajemen identitas seiring meningkatnya… Read More

4 hours ago

Menguak Dugaan Kegagalan KAP dan Ketimpangan Penegakan Hukum dalam Skandal Kredit Sritex

Jakarta - Persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait kasus kredit macet PT… Read More

6 hours ago

Top! Laba Bank Kalbar Februari 2026 Tumbuh 14,81 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi

Poin Penting Hingga Februari 2026, Bank Kalbar mencetak laba Rp98,71 miliar, naik 14,81 persen (yoy),… Read More

7 hours ago

Analis Elev8 Ungkap Anak Muda Punya Pandangan Baru Soal Sukses Finansial

Poin Penting Milenial dan Gen Z tidak lagi terpaku pada indikator tradisional seperti kepemilikan rumah,… Read More

16 hours ago

OJK Hormati Putusan KPPU atas 97 Pindar, Fokus Jaga Stabilitas Industri

Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More

21 hours ago

Kinerja Ciamik, Hartadinata Abadi (HRTA) Raih Pendapatan Rp44,55 T di 2025

Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More

23 hours ago