Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono menyatakan, dengan berbagai dinamika yang ada, sudah saatnya melakukan transformasi di sektor IKNB khususnya perasuransian, agar ke depannya industri ini bergerak ke arah yang semakin sehat.
“Industri perasuransian belum melakukan transformasi seperti industri perbankan. Jadi OJK sudah periode ketiga dan memasuki tahun ke-11, kita harus melakukan sesuatu yaitu transformasi kepada industri perasuransian khususnya,” kata Ogi dalam Konferensi Pers di Kantor OJK, Jakarta, Selasa, 13 September 2022.
Berbeda dengan industri perbankan yang telah melakukan transformasi, lanjut Ogi, sektor IKNB khususnya perasuransian memang belum melakukannya. Transformasi menjadi rencana besar OJK bagi IKNB, terlebih bagi industri perasuransian agar semakin sehat.
“Karena penetrasi asuransi di Indonesia masih 8% terhadap PDB kita, artinya potensi yang masih bisa dikembangkan itu besar sekali, apalagi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari waktu ke waktu,” jelasnya.
Ini artinya, sambung Ogi, semakin besar potensi ekonomi Indonesia ke depannya, dan juga GDP per kapita yang makin besar maka akan menggeser minat dan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Insurtech Tumbuh, Pelaku Industri Asuransi Dipacu Cepat Bertransformasi
“Kalau dulu kebutuhan fisik, nanti kebutuhan keamanan, kesehatan, jiwa dan sebagainya makin besar sehingga potensi untuk pertumbuhan industri perasuransian masih terbuka,” ujarnya. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,77% ke level 8.335,84 pada awal perdagangan Senin (23/2/2026), dengan… Read More
Poin Penting IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support… Read More