Categories: News UpdatePerbankan

OJK: 93% BPD di Indonesia Sudah Lakukan Digitalisasi

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai transformasi digital telah dilakukan perbankan daerah (BPD) untuk bisa bertahan ditengah persaingan global.

Senior Executive Analyst OJK Digitalisasi dan Inklusi Keuangan Roberto Akyuwen bahkan mengatakan, bahwa saat ini dari 26 Bank Pembangunan Daerah, 93% diantaranya telah menerapkan digitalisasi.

“Kita memerlukan dukungan kita mempunyai 26 BPD yang hari ini sudah 24 diantaranya sudah memakai SMS banking, Internet banking, belum lagi kalau kita cek reliabilitasnya,” kata Roberto pada webinar Infobank dan Telkomsigma dengan Tema : Transformation In Financial Industry “Shifting Of Service Into Digital Platform In The Era Of New Normal” Selasa 22 September 2020.

Roberto melanjutkan, transformasi digital pada BPD punya tantangan besar. Hal ini seiring dengan tersebarnya BPD di beberapa pelosok daerah yang masih banyak terkendala dalam mengadopsi perkembangan digital.

“Ini membutuhkan bantuan teknologi dari vendor lainnya. Kami juga mengawasi 1.688 BPR dan BPR Syariah yang terkategorisasi dalam kelompok usaha yang selalu mengalami hambatan. Karena dengan hanya dengan teknologi itulah mereka memiliki peluang untuk bertumbuh dan berkembang,” katanya.

Meski begitu, dirinya menyebut masyarakat Indonesia termasuk yang sangat antusias untuk menggunakan produk keuangan yang berbasis digital. Hal tersebut tercermin dari banyaknya pengguna smartphone di masyarakat.

Suheriadi

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

2 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

8 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

8 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

8 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

19 hours ago