Ilustrasi: Progres pembangunan IKN di Kalimantan/istimewa
Jakarta – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan akan melakukan groundbreaking tahap kelima. Sektor perbankan, yang terdiri dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan swasta bakal diutamakan dalam proses groundbreaking tersebut.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menuturkan groundbreaking kelima untuk sektor perbankan tersebut setelah masuknya Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke IKN.
“Sektor yang kita fokuskan yang utamakan adalah perbankan, sektor perbankan, karena apa? BI kan sudah masuk, LPS juga sudah masuk, sekarang kita menuju prosesnya adalah OJK,” ucap Agung saat ditemui media dikutip, 20 Februari 2024.
Baca juga: Groundbreaking IKN Tahap 3 Dijadwalkan Pekan Depan, Segini Nilai Investasinya
Agung juga menyebutkan bahwa, sektor perbankan yang bakal masuk ke IKN tersebut diperkirakan mencakup lima proyek, yang terdiri dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan juga swasta.
“(Himbara masuk?) iya salah satunya disitu nanti, selain himbara, swasta ada? Ada, (lima proyek),” imbuhnya.
Di dalam IKN, pemerintah memang akan membangun financial center yang cukup besar. Namun, untuk mengawali hal tersebut diperlukan mini financial center yang dibangun dari sektor perbankan yang bakal melakukan groundbreaking kelima nanti.
Baca juga: Begini Cara DBS Indonesia Dukung Pembangunan Berkelanjutan IKN
Selain sektor perbankan, Agung menjelaskan bahwa, dalam groundbreaking kelima nanti, yang bakal dilakukan adalah Hotel Jambuluwuk, serta melakukan pembangunan sarana logistik untuk melayani kebutuhan di dalam IKN.
“Kemudian selain hotel tadi juga ada yang membangun sarana logistik di IKN, lebih kepada sarana logistik untuk melayani kebutuhan pembangunan di dalam IKN, saat ini seperti itu tapi tentu e-commerce menjadi bagian dan itu akan kita eksplor,” ujar Agung. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More