Poin Penting
Jakarta – PT OCBC Sekuritas menyampaikan pada tahun ini akan membawa empat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama PT OCBC Sekuritas Indonesia, Betty Goenawan, menerangkan seluruh calon emiten tersebut merupakan perusahaan dengan kelas aset menengah atau medium cap di atas Rp250 miliar.
Dia merinci, perusahaan IPO yang telah masuk ke dalam pipeline pencatatan saham berasal dari beberapa sektor, antara lain logistik, teknologi, hingga barang konsumsi primer.
Baca juga: Fundamental Kuat, Amartha Buka Peluang IPO
“Yang akan datang ini, di kuartal ini di bulan Maret itu di sektor logistik. Terus kalau yang di kuartal II dan III itu ada perhubungan dengan integrated system, jadi kategori teknologi. Terus kemudian berikutnya kita ada yang FMCG juga, consumer product,” ucap Betty dikutip, 27 Januari 2026.
Betty melanjutkan, keempat perusahaan tersebut juga telah melewati seleksi ketat dari OCBC Sekuritas. Mengingat pihaknya hanya akan memboyong perusahaan dengan fundamental kuat dan tumbuh berkelanjutan yang melantai di bursa.
“Jadi tidak semua kita bisa terima sebagai underwriter. Karena kita harus yakin bahwa perusahaan-perusahaan yang kita underwrite itu memang fundamental bagus. Jadi kita pegangnya memang fundamental kalau ke future daripada perusahaan itu,” imbuhnya.
Adapun, Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri telah mencatat tujuh perusahaan yang masuk ke dalam pipeline IPO per 15 Januari 2026.
Baca juga: BEI Sebut Ada 1 Perusahaan Konglomerasi Siap IPO
Dari tujuh calon perusahaan yang bakal melantai di BEI, terdapat dua perusahaan yang berasal dari sektor keuangan.
Sementara sisanya masing-masing berasal dari sektor bahan baku, energi, industrial, teknologi, serta transportasi dan logistik. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BPR NBP Group menggelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI di Jonggol dengan hadiah 2… Read More
Poin Penting Bank Raya mendorong akselerasi ekonomi digital melalui pendampingan delapan klaster unggulan dan lebih… Read More
Poin Penting Tahun Kuda Api membawa energi besar yang membuka peluang cuan sekaligus meningkatkan risiko… Read More
Poin Penting Prabowo menekankan dua hal krusial dalam rapat, yakni manfaat maksimal bagi kepentingan nasional… Read More
Poin Penting BSI gandeng PNM untuk memperkuat inklusi keuangan syariah dan membidik 300 ribu nasabah… Read More
Poin Penting Tarif listrik periode 16–22 Februari 2026 tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun… Read More