Peluncuran OCBC Premier Banking dengan Solusi Syariah di Jakarta, beberapa waktu lalu
Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) meluncurkan layanan keungan berbasis syariah yang terintegrasi untuk mendampingi nasabah di setiap tahapan kehidupan.
Layanan Premier Banking dengan Solusi Syariah ini dirancang untuk memudahkan nasabah dalam mengelola dan mengoptimalkan pertumbuhan aset sesuai prinsip syariah, sekaligus menghadirkan manfaat sosial melalui wakaf yang berkelanjutan.
Kepala Unit Usaha Syariah OCBC, Mahendra Koesumawardhana mengatakan, melalui OCBC Premier Banking dengan Solusi Syariah, pihaknya memfasilitasi nasabah untuk mengembangkan aset sekaligus mendapatkan manfaat wakaf secara langsung tanpa biaya tambahan.
“Wakaf itu sendiri merupakah sebuah bentuk shodaqoh jariyah, yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah kita tiada, katanya, Senin, 23 Juni 2025.
Baca juga: Lewat Cara Ini, OCBC Ajak Anak Muda Wujudkan Rumah Impian
Mahendra menjelaskan, pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan OCBC untuk menjadikan aktivitas finansial nasabah tidak hanya berdampak pada pertumbuhan pribadi, tetapi juga pada keberlanjutan kebaikan di dunia dan akhirat.
Wakaf yang dihimpun melalui layanan ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan dan sarana air bersih, memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Baca juga: BI Pangkas Suku Bunga, OCBC NISP Siap Genjot Pertumbuhan Kredit
Diketahui, Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC mencatat kinerja positif sepanjang 2024. Aset tumbuh 20 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp11 triliun, sementara laba bersih tercatat sebesar Rp82,2 miliar.
Kehadiran Premier Banking dengan Solusi Syariah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kinerja OCBC ke depan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More