Categories: Perbankan

OCBC NISP Patok Kredit Konsumsi Tumbuh 10%

Penurunan permintaan kredit konsumsi diharapkan kembali meningkat dengan perbaikan kondisi perekonomian nasional. Paulus Yoga

Jakarta–PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) berharap kinerja perekonomian nasional membaik pada semester dua 2015. Demikian, kinerja perkreditan perseroan terutama di segmen ritel termasuk konsumer bisa meningkat.

“Ekonomi semester dua, harapan harus lebih baik daripada semester satu. Tapi Indonesia rentan sekali, gejolak di luar dampaknya langsung terasa ke Rupiah kita,”  ucap Direktur OCBC NISP, Andrae Krishnawan di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015.

Ia menjelaskan, bila perekonomian membaik dampak langsungnya akan segera terasa ke segmen ritel terutama yang terkait dengan konsumsi masyarakat.

“Kredit konsumer ekspektasi tumbuh 10% sampai akhir tahun. Semester satu new booking loan naik 30-40% secara setahunan,” tandas Andrae.

Per Juni 2015, perseroan mencatat total outstanding kredit mencapai Rp74,21 triliun. Jumlah tersebut meningkat 13% secara setahunan dibanding Rp65,5 triliun pada Juni 2014.

Dari sisi komposisi penyaluran kredit per jenis penggunaan, kredit konsumsi OCBC NISP mengambil porsi 16% atau sekitar Rp11,87 triliun dengan mayoritas di Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Permintaan kredit konsumsi sendiri menurun bila dibandingkan dengan porsi kredit konsumsi yang masih di level 17% pada akhir 2014, dengan nilai outstanding kredit sebesaar Rp11,62 triliun. Dari sasaran  pertumbuhan sebesar 10% untuk kredit konsumsi, maka outstanding ditarget sampai Rp12,78 triliun. (*)

@bangbulus

Paulus Yoga

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

4 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

4 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

13 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

14 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

16 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

17 hours ago