Jakarta – Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2017 Bank OCBC NISP mendapat respon positif para investor dengan menyerap seluruh penawaran.
Obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp2 triliun itu terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A, tenor 370 hari dengan bunga 6,75% per tahun, Seri B, tenor 2 tahun dengan bunga 7,30%, dan Seri C, tenor 3 tahun dengan bunga 7,70% per tahun.
Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengungkapkan bunga obligasi dengan tingkat bunga tetap itu dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak tanggal emisi.
Sementara hasil dari penerbitan obligasi ini seluruhnya akan digunakan untuk membiayai pertumbuhan kredit perseroan.
“Aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan struktur pendanaan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan. Pada semester I tahun 2017, pertumbuhan kredit Bank OCBC NISP mencapai 17% YoY menjadi sebesar Rp100,6 triliun,” kata Parwati di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.
Masa penawaran obligasi dengan nilai 100% dari nilai Pokok Obligasi telah dilakukan pada tanggal 15-16 Agustus 2017.
Dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan ini, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan PT Fitch Ratings Indonesia telah memberikan peringkat AAA (Triple A).
Bank OCBC NISP juga didukung oleh PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT NISP Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. (*)
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More