Manajemen OCBC NISP; Kinerja positif. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Bank OCBC NISP Tbk mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp1,06 triliun pada September 2015, tumbuh 12% secara setahunan dari Rp942 miliar pada periode sama tahun lalu.
Presiden Direktur dan CEO Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengatakan, kepercayaan yang tinggi kepada Bank OCBC NISP menjadi motivasi bagi perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan kualitas terbaik kepada seluruh nasabah.
“Kinerja positif dan berbagai inisiatif serta pengembangan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah menjadi cerminan atas komitmen untuk selalu fokus kepada nasabah,” ucapnya di Jakarta, Senin, 26 Oktober 2015.
Adapun perolehan laba perseroan didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 12% menjadi Rp3,11 triliun. Sementara pendapatan operasional lainnya naik 4% menjadi Rp538 miliar.
Perkembangan bisnis ditopang oleh kenaikan kredit sebesar 23% menjadi Rp82,08 triliun. Serta didukung peningkatan dana pihak ketiga (DPK) 15% menjadi Rp91,2 triliun. Sementara total aset melonjak 20% akibat pertumbuhan tersebut, menjadi Rp130,55 triliun.
Rasio-rasio keuangan OCBC NISP tercatat marjin bunga bersih (NIM) 3,9%, rasio kredit bermasalah (NPL) gross 1,3%, rasio kecukupan modal (CAR) 17,3%, rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) 87,2%, return on assets (ROA) 1,6% dan return on equity (ROE) 9,1%. (*) Paulus Yoga
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More