News Update

Obligasi Tahap I Sinarmas Multifinance Mulai Tercatat di Bursa

Jakarta – Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multifinance mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip keterbukaan informasi bursa, Kamis, 12 Juli 2018, Obligasi tahap I yang dicatatkan dengan nilai nominal Rp400 miliar itu, terdiri dari seri A (SMMF01ACN1) sebesar Rp100 miliar dengan tingkat bunga 8% dan jangka waktu 370 hari.

Sementara seri B (SMMF01BCN1) sebesar Rp80 miliar dengan tingkat bunga 9,75% dan jangka waktu 3 tahun.

Sedangkan seri C (SMMF01CCN1) sebesar Rp220 miliar dengan tingkat bunga 10,25% dan jangka waktu 5 tahun.

Hasil pemeringkatan untuk Obligasi ini adalah A- (idn) (Single A minus) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk. (*)

Baca juga: Surat Utang Korporasi Sudah Tembus Rp71,44 Triliun

Dwitya Putra

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

10 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

45 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

56 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago