News Update

Obligasi Sumber Alfaria dan FIF Telah Tercatat di Bursa

JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan obligasi berkelanjutan II Sumber Alfaria Trijaya Tahun 2018 mulai dicatatkan di Bursa.

Obligasi berkelanjutan ini dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp1 triliun dan telah mendapat pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia AA-(idn) (Double A Minus).

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Jumat, 13 April 2018, Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sebelumnya pada hari kemarin, obligasi berkelanjutan III Federal International Finance juga telah dicatatkan di bursa.

Baca juga: Pasar Obligasi Masih Menarik

Obligasi tersebut memiliki tingkat bunga tetap dengan nilai nominal sebesar Rp3 triliun. Dengan rincian seri A (FIFA03ACN3) senilai Rp1.59 triliun dengan kupon 6,10 persen per tahun dan jangka waktu 370 hari. Sementara seri B (FIFA03BCN3) nilai nominalnya mencapai Rp1.40 triliun dengan tingkat bunga tetap 7,45 pesen per tahun dan jangka waktu 36 Bulan.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengenai Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan adalah idAAA (Triple A) dan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) adalah AAA(idn) (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

35 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago