Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menguat 89.52 poin atau 2,18% ke level 4,194.94, pada perdagangan Jumat, 20 Maret 2020.
Keseriusan pemerintah dalam penanganan kasus COVID-19 menjadi salah satu sentimen positif, IHSG bisa menguat hari ini. Seperti diketahui, kabarnya obat virus corona sudah ditemukan dan dipakai oleh beberapa negara. Indonesia bahkan kabarnya telah memesan obat itu hingga 2 juta obat. Hal tersebut bahkan dikatakan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Alhasil pasarpun merespon positif hal ini dan membuat IHSG yang tadinya terkapar di zona merah, bisa balik ke zona hijau.
“Meskipun belum terkonfirmasi pasti pengaruhnya. Tetapi harga minyak juga naik dan bursa Eropa dan AS juga menguat,” kata Direktur Anugrah Mega Investama, Hans Kwee.
Berdasarkan data perdagangan saham hari ini, level terendah IHSG ada di level 3,918.34 dan tertinggi di level 4,238.26.
Perdagangan saham ditransaksikan 585.613 kali dengan nilai Rp13 triliun. Dimana 184 saham naik, 224 turun dan 118 saham stagnan.
Adapun delapan dari 10 sektor saham hari ini tercatat menguat dengan dipimpin indeks saham sektor konsumer yang menguat 5,79% disusul Infrastruktur 5,75% dan manufaktur naik 5,74%. Sementara pelemahan terjadi pada saham sektor aneka industri 1,61% disusul saham sektor finance 1,40%.
Sementara saham-saham yang tercatat naik signifikan atau masuk dalam top gainer diantaranya YPAS naik 34,76% disusul SSIA naik 24,86%, ITIC naik 24,76% dan INDY naik 24,62.
Sedangkan saham yang turun cukup dalam atau top loser yakni BIRD turun 7%, disusul MAPA 7%, SQMI 7% dan BINA 6,99%. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More