Ekonomi dan Bisnis

Nusantaranomics Untuk Kebangkitan Ekonomi Lokal

Jakarta – Guru besar Ekonomi Politik IPB yang juga salah seorang pendiri INDEF, Didin S Damanhuri meluncurkan buku bertajuk Nusantaranomics, yang merupakan gagasan tentang sistem ekonomi-politik yang dapat diandalkan untuk menyelamatkan Indonesia dari resesi dengan berlandaskan ekonomi lokal/daerah.

Sistem ekonomi ini bersumber dari nilai-nilai budaya yang berkembang lama di masyarakat Nusantara. “Semacam tesis saya yang terbukti ketika krisis 1998 dan krisis pandemi sekarang. Dari kekuatan ekonomi lokal, membuat Indonesia tidak terperosok pada jurang resesi yang dalam,” ungkap Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis IPB itu, dikutip 24 Februari 2023.

Gagasan yang dikembangkannya itu, kata dia, merupakan perwujudan atas sistem ekonomi Pancasila. Dimana hal ini menunjukkan kekuatan model kewirausahaan asli khas masyarakat Nusantara. “Saya percaya perekonomian daerah mempunyai resiliensi di dalam ketahanan ekonomi yang bukan hanya bisa menjadi jangkar ekonomi daerah, melainkan jangkar bagi ekonomi nasional,” tambahnya.

Didin yang lahir di desa Talaga, Majalengka, Jawa Barat itu membeberkan, gagasannya itu juga berangkat dari sistem ekonomi di Indonesia yang masih cenderung berbasis materialisme. Menurutnya, sistem tersebut harus diubah demi membangun kesejahteraan dan keadilan untuk masyarakat luas.

Sang profesor pun berharap buku yang bertajuk Nusantaranomics ini dapat menjadi rujukan bagi para stakeholder ekonomi di Indonesia agar mengedepankan orientasi pembangunan yang mensejahterakan rakyat. Bukan hanya menguntungkan pribadi dan golongan tertentu. Adapun peluncuran buku ini rencananya akan dilakukan pada 27 Februari 2023 mendatang. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

3 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

3 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

4 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

5 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

6 hours ago