Ekonomi dan Bisnis

Nusantara Card Semesta Luncurkan Aplikasi Kurir

Jakarta – Perusahaan ekspedisi, PT Nusantara Card Semesta (NCS), melakukan peluncuran aplikasi berbasis android, khusus kurir.

Presiden NCS, Reni Sitawati Siregar mengungkapkan, aplikasi ini nantinya akan makin mempercepat report dan kepastian diterimanya barang oleh konsumen.

“Dengan online report ini juga kita bisa mengetahui, jika pembayarannya COD (cash
on delivery), dan customer tahu uang sudah ditangan kurir,” kata Reni di Jakarta, Senin, 29 Mei 2017.

NCS sendiri dikenal sebagai city courier services untuk layanan dokumen, seperti kartu kredit dan asuransi.

Beberapa tahun terakhir, NCS pun masuk ke dunia e-commerce. Saat ini NCS sudah kerja sama dengan Lazada, Blibli.com, Tokopedia, dan lainnya.

Sejak mulai serius menggarap pasar ritel dengan menggarap pengiriman paket e-commerce, omset NCS naik 20-30 persen.

Maka itu untuk meningkatkan kualitas layanan NCS pada para mitra e-commerce juga ke pelanggan ritel, Reni mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan sistem teknologi informasi.

Saat ini NCS memiliki 3000-an kurir untuk seluruh Indonesia dan untuk sekitar Jabodetabek ada 2000-an.

Untuk memastikan proses ini lancar tentu diperlukan perubahan mind set para kurir, yang sebelumnya terbiasa manual menjadi digital.

Untuk itu Reni menyiapkan 120 orang sebagai change agent. Mereka ini lah yang terus mengingatkan pemimpin kurir apa saja yang penting diperhatikan para kurir.

“Para leader harus memastikan kurir sudah meng-up grade sistem di hape mereka, mengingatkat sebelum berangkat batre hape dalam kondisi full, dan terus meningkatkan skill penggunaan aplikasi para kurir,” terangnya.

Menurutnya, kalau dulu TI adalah cost center dalam perusahaannya, kini harus menjadi profit center. Ia menambahkan untuk itu dia melakukannya top down, jadi dia sendiri pun tidak segan untuk turun langsung mengawal digitalisasi proses pelaporan ini berjalan dengan baik.

Saat ini porsi klien korporat NCS masih mendominasi sekitar 60-40 persen, sisanya ritel. Kedepan perusahaan lebih mendorong pasar ritel. Untuk itu Reni mengaku terus mendorong peningkatan agen ritel yang kini ada sekitar 440 agen. Tahun ini meski kondisi ekonomi sedang lesu, ia team optimis bisa mematok eknaikan bisnis antara 10-20 persen. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

11 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

11 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

11 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

12 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

15 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

18 hours ago